BAHAVIOUR BASED SAFETY (BBS)

 

Training Training Behavior Based Safety (BBS) adalah sangat penting karena Berbagai hasil investigasi kecelakaan kerja telah membuktikan bahwa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor manusia yang bertindak tidak aman (unsafe act). Bahkan Heinrich yang dikenal sebagai pakar yang banyak mengembangkan berbagai teori kecelakaan menyatakan bahwa 80% penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan oleh unsafe act, 18% disebabkan oleh unsafe condition dan 2% disebabkan oleh faktor lain. 

 

 

Berbagai penelitian yang dilakukan oleh pakar-pakar K3 diberbagai industri menunjukkan betapa pentingnya perilaku selamat untuk menurunkan tingkat kecelakaan dan meningkatkan produktifitas kerja. Sejak diperkenalkan pada tahun 1990 program BBS telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan besar untuk menekan kecelakaan kerja dan meningkatkan produktifitas. Pelatihan ini akan mejelaskan bagaimana cara menerapkan program BBS dan melibatkan semua pekerja dalam program BBS.

 

Tujuan Pelatihan

       Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan tentang perilaku aman dan tidak aman.

       Peserta akan mampu mengidentifikasi perilaku tidak aman.

       Peserta mampu mengembangkan program intervensi perilaku K3.

       Meningkatkan kesadaran pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.

       Peserta mampu mengimplementasikan BBS di perusahaan.

 

Lingkup Materi 

Hari 1:

       Insiden Fundamental kesalahan manusia dan penyebab kecelakan

       Pencegahan insiden dan BBS

Hari 2:

       Prinsip BBS

       Proses BBS

       Pengembangan daftar periksanperilaku kritis

       Metodologi observasi dan wawancara

Hari 3:

       Analisis Statistik dari data Observasi

       Keterampilan komunikasi dan pembinaan

       Peranan pemimpin dalam implementasi BBS

 

Siapa yang harus ikut :

1.  Manajer Perusahaan
2.  Manajer K3 Perusahaan
3.  Petugas/ Staff Profesional K3LH dan  tenaga professional lainnya
4.  Team Pengawas dan Tenaga Industri